close
Poker Online Terpercaya Poker Online Uang Asli

qqgaming.com Agen Judi Bola Online Koin4d.com qqgaming.com

8 Jenis Masalah Pada Organ intim Wanita Dan Cara Mengatasinya

Ada banyak masalah yang sering dialami oleh kaum wanita yang terjadi pada bagian paling sensitif, Dari rasa gatal, bau, benjolan, bahkan sampai perdarahan. Berikut ini adalah masalah-masalah pada vagina yang sering dialami oleh wanita.

[dropcap]B[/dropcap]ENJOLAN
Siapa yang tidak panik jika merasakan ada benjolan aneh pada bagian organ intim, Benjolan bisa jadi adalah tanda dari banyak kemungkinan, meskipun pun mungkin tidak serius, kata ahli obgyn Alyssa Dweck, (seorang penulis buku V is for Vagina)

Kemungkinan salah satu penyebannya adalah rambut kemaluan yang tumbuh ke dalam sampai kista sebasea atau kista di bawah kulit.
Cara mengatasinya adalah Membasuhnya dengan air hangat. Jika terasa sakit Anda dapat mengolesi dengan krim hidrokortison. 

“jika terus-menerus terasa sakit mungkin itu tanda infeksi, segera periksa ke dokter” kata Dweck. 

[dropcap]B[/dropcap]AU BUSUK
Bau busuk pada bagian vagina memiliki sejuta kemungkinan penyebab. Jika itu terjadi pada anda, itu pertanda bakteri seperti bakteri vaginosis atau trikomoniasis, (Mary Jane Minkin, ahli obgyn).

Dalam kasus ini, yang Anda perlukan adalah antibiotik untuk mengobatinya. Adapun Penyebab lainnya adalah, tampon yang lupa diambil, kata Dweck.  

[dropcap]P[/dropcap]ENDARAHAN SELAIN HAID
Jika terjadi bercak, kemungkinan ada ketidakseimbangan hormonal dikarenakan lupa minum pil KB. Namun, jika tibul bercak yang terus menerus harus diwaspadai dan sebaiknya konsultasikan kepada dokter. Kemungkinan lainnya bisa saja itu adalah tanda infeksi dari kehamilan, atau polip pada leher rahim Anda.  

Perdarahan yang terjadi setelah berhubungan seks yang diikuti oleh debit darah, itu bisa kemungkinan penyakit seksual menular. Segera konsultasikan kepada dokter, agar dokter memeriksa kemungkinkan penyakit gonore dan klamidia. 

Pendarahan yang terjadi hanya sekali setelah berhubungan seksual, anda tak usah khawatir. 

[dropcap]G[/dropcap]ATAL
Rasa gatal yang terus menerus yang disertai adanya cairan seperti keputihan adalah tanda infeksi jamur atau bakteri vaginosis.
Jika segala cara perawatan sudah dilakukan tapi rasa gatal masih terus saja terjadi, kemungkinan disebabkan oleh reaksi kulit terhadap sabun, atau cairan pembersih organ kewanitaan. 

[dropcap]M[/dropcap]ENGELUARKAN CAIRAN ANEH
Bentuk cairan yang tak biasa dari vagina pertanda jutaan masalah. Namun tak usah khawatir jika itu terjadi hanya sekali dalam satu bulan. Jika timbul perubahaan warna, konsistensi, atau bau, segera periksa ke dokter.   

Sakit saat buang air kecil atau saat hubungan intim

Vagina yang sakit bisa menjadi pertanda infeksi atau penyakit menular seksual. Jika terjadi lebih dari dua hari segera periksa ke dokter. Ketika rasa sakit terjadi setelah berhubungan seks, kemungkinan disebabkan oleh keringnya vagina.

[dropcap]M[/dropcap]ATI RASA DI BAGIAN BAWAH
Dweck mengatakan, bahwa dia sering melihat gejala itu pada pasien yang sangat sering bersepeda. Jika Anda termasuk yang hobi bersepeda, pastikan menggunakan kursi sepeda yang empuk.

[dropcap]V[/dropcap]AGINA TERASA KERING
Vagina kering biasanya terjadi pada perempuan yang berusia lanjut. Namun, banyak juga terjadi pada usia yang masih muda

Minkin berkata, rasa kering setelah kehamilan atau terjadi setelah mengonsumsi obat-obatan tertentu seperti antihistamin atau antidepresan. Solusinya coba olesi dengan pelumas, atau periksa ke dokter jika vagina kering berkelanjutan.  

[dropcap]M[/dropcap]ERASA SANGAT SAKIT
Anda merasakan sangat sakit pada vagina, terlebih saat berhubungan intim. Perhatikan bisa jadi itu tanda endometriosis atau kista ovarium. Periksa ke Dokter pemsruksaan USG untuk mencari penyebabnya.

8 Jenis Masalah Pada Organ intim Wanita Dan Cara Mengatasinya | admin | 4.5